Air
1.1
Definisi dan Ikatan Kimia dalam
molekul air
Dalam hubungannya
dengan ilmu pengetahuan khususnya bidang kimia maka air dapat didefinisikan
sebagai suatu senyawa yang terbentuk dari satu buah atom oksigen dan dua buah
atom hidrogen melalui ikatan kovalen.
Dari definisi air
tersebut di atas maka lebih lanjut dapat diterangkan melalui pendekatan ikatan
kimia. Atom oksigen merupakan unsur yang terletak pada golongan VIA dan perioda
2 dalam sistem periodik unsur. Atom oksigen dengan nomor atom 8 akan memiliki
kofigurasi elektron 1s2 2s2 2p4 atau jika
dibuat dalam bentuk kulit-kulit elektron menjadi ( 2 6 ) artinya ada 2 buah elektron di kulit K
(kulit ke-1) dan 6 buah elektron di kulit L (kulit ke-2). Keadaan demikian
disebut oksigen memiliki elektron valensi 6. Untuk mencapai kestabilan elektron
(delapan/oktet) dalam atom oksigen maka oksigen memerlukan 2 buah elektron
lagi.
Atom hidrogen adalah
atom non logam dari golongan IA perioda 1 dari sistem periodik. Dia adalah
satu-satunya atom non logam di golongan satu. Dan dia merupakan atom nomor 1.
Oleh karena itu atom hidrogen berarti hanya memiliki satu buah elektron pada
kulitnya, yakni kulit ke-1 (K), 1s1. Atom seperti ini juga tidak
stabil. Dia akan mencapai kesetabilannya jika memiliki elektron 2 (duplet) pada
sub kulit 1s. Sehingga atom hidrogen harus berikatan dengan atom lainnya baik
secara kovalen maupun ionik.
Ikatan Kovalen pada Molekul Air
Jika dua atom akan membentuk ikatan
kimia maka ada 3 konsep ikatan, yakni :
1.
Ikatan ionik
yakni ikatan antara dua atom dengan cara serah terima elektron. Atom dengan
elektron valensi rendah (≤ 3) akan cenderung melepas elektron valensinya[1]),
atom yang memiliki elektron valinsi tinggi (≥4) akan cenderung menangkap
elektron[2]).
2.
Ikatan
kovalen, yakni ikatan yang terjadi antara 2 atom dengan cara pemakaian bersama
elektron-elektron valensinya. Ini terjadi pada
atom yang memiliki elektron valensi lebih besar atau sama dengan 4 jika
berikatan dengan atom yang juga memiliki elektron valensi lebih besar atau sama
dengan 4 dan hidrogen.
3.
Ikatan logam,
terjadi dengan cara mobilisasi elektron valensi logam di sekitar ion-ion logam
sehingga membentuk lautan elektron.
Dari keadaan tersebut di atas maka jika oksigen berikatan dengan hidrogen akan membentuk ikatan kovalen tunggal dengan hidrogen. Jika digambarkan struktur lewisnya sebagai berikut :
Dari keadaan tersebut di atas maka jika oksigen berikatan dengan hidrogen akan membentuk ikatan kovalen tunggal dengan hidrogen. Jika digambarkan struktur lewisnya sebagai berikut :
Ikatan Hidrogen Antar Molekul Air
Selain ikatan antar atom dalam molekul seperti
telah dijelaskan di atas, ada juga ikatan antar molekul air yang merupakan gaya
antar aksi yang bersifat lemah. Ikatan ini disebut ikatan hidrogen[3]).
Bentuk ikatan hidrogen pada air adalah sebagai berikut :
Dengan adanya ikatan hidrogen ini
mengakibatkan titik didih yang cukup
tinggi yakni 100oC pada.
Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan energi yang diberikan akan dipakai
untuk memutuskan dulu ikatan-ikatan hidrogen tadi sebelum air mendidih. Apa
keuntungannya bagi manusia dan makhluk Allah lain. Jika air tidak membentuk
ikatan ini maka titik didihnya akan sangat rendah, sehingga dalam suhu ruang
air sudah dalam wujud gas. Keadaan cairnya akan di bawah nol derajat. Bagaimana
dengan kehidupan manusia dan makhluk lainnya tentu tidak akan bisa memanfaatkan
air sebagai pelarut utama dalam tubuh kita. Padahal air merupakan molekul yang
sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Air dalam tubuh sudah mendidih pada suhu
ruang. Subhanallah, maha suci Allah yang telah menciptakan ikatan hidrogen
antar molekul air tersebut. Kita patut bersyukur padanya. “Maka nikmat Allah
yang manakah yang engkau dustakan?”
Grafik perbandingan titik didih dari senyawa
senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen dengan yang tidak adalah sebagai berikut
:
Bentuk Molekul Air
Analisis bentuk molekul
air, dengan atom pusat oksigen yang memiliki nomor atom 8 sebagaimana tersebut
di atas, memiliki konfigurasi 1s2 2s2 2p4, maka pengisian elektron ke
dalam orbitalnya adalah :
Elektron dari hidrogen akan masuk
berpasangan dengan 2 elektron terakhiri di sub kulit 2p yang belum berpasangan
sehingga keadaannya menjadi :
Hibridisasi yang terjadi sp3 dengan 2 PEI dan 2 PEB maka bentuk molekulnya adalah huruf “V” dengan sudut ikatan 104,45o dalam literatur lain ada yang menuliskan 105,109o dengan panjang ikatan 0,9584 angstrum. Jika digambarkan adalah sebagai berikut :






0 komentar:
Posting Komentar